29 Jan 2016

منصوبت الأسماء ( isim yang manshub 2)

بسم الله

الحمد لله

والصلاة والسلام على رسول لله

Macam-macam isim yang dinashob (hukum asal dengan harokat fathah) ada 11, dan alhamdulillah 5 pembagian yang pertama telah kita lalui.

٦. حال : الإسمُ المنصوبُ يُبَيِّنُ هيئَةَ الفاعلِ او المفعولِ عند وقوعه

 Hal adalah isim nakirah yang dimanshub yang berfungsi untuk menjelaskan pelaku pekerjaan (subyek) atau yang  dikenai pekerjaannya (obyek) dari segi keadaannya.
مثل :
سمعت الأذانَ يقِظةً

Contoh : aku mendengarkan adzan dalam keadaan melek.
شرب محمد اللبن قاعدًا

muhammadd telah minum susu dalam "keadaan duduk."


٧. التمييز: الإسم المنصوب المفسر لما انبهم من الذوات

At tamyiiz ialah isim nakirah yang dimanshub yang berfungsi untuk menafsirkan suatu kata (dzat) yang masih belum jelas.
اشتريت عشرينَ كتابًا

Contoh : aku membeli dua puluh buku.


٨. مفعول معه

يعني: إسم منصوب يقع بعد  "الواو" بمعنى "مع" / مصاحبة


Isim manshub yang terletak setelah huruf wawu,  wawu yang bermakna bersama

مثل : سرتُ و القمرَ

 ( aku berjalan bersama sinar bulan )

قرأت القرأنَ و الشمسَ

 (aku membaca alquran dibawah sinar- matahari)


Perhatikan isim setelah huruf wawu, semua harokat akhirnya fathah. wawu disini bermakna kebersamaan


٩. مفعول فيه أو الظرف، الظرف هو اسم المكان أو اسم الزمان المنصوب بتقدير في

 atau disebut juga "ظرف" kata tunjuk waktu atau tempat dengan takdir في

مثل : أمامَ، خلفَ، تحتَ

أو ظرف الزمان : قبلَ، بعدَ، حينَ



١٠ منادى (Yang dipanggil)
munada adalah isim manshub yang didahului oleh huruf-huruf panggilan, diantara huruf2 panggilan yaitu kata يا
munada ini masuk kepada 3 jenis isim
1. isim alam atau isim yang menunjukkan kepada nama seperti muhammad dst.
   2. mudhaf dan muddhaf ilaaih yakni penyandaran suatu kata seperti
3. sibhul mudhaf yakni kata yang menyerupai mudhaf
contoh
1.huruf nida (panggilan masuk kepada isim alam)
يا محمدُ
kata muhammad harakatnya mabni (tetap/tidak berubah) dibangun diatas harakat dhammah akan tetapi status kata muhammad sebagai munada manshub.
2. huruf nida masuk kepada mudhaf
يا رسولَ الله
3. huruf nida masuk kepada syibhul mudhaf
يا طالعًا الجبل



١١. المستثنى (yang dikecualikan)

al mustatsna adalah Isim manshub yang didahului huruf atau alat-alat pengecualian ( ادوات الإ ستثناء )


Salah satu huruf pengecualian dalam bahasa arob adalah ( إلّا). Ada 3 hukum dalam membacanya.

1. Wajib atau pasti nashob. Terjadi jika kalimatnya positif, atau tidak menggunakan kata penafian. Contoh :

فشربوا منه إلا قليلًا ( maka mereka minum darinya, kecuali sedikit -yang tidak meminum- ), atau

حضر الطلابُ الّا زيدًا ( para pelajar telah datang, kecuali zaid ).


2. Bisa dinashob atau dirafa' yakni jika kalimatnya negatif (adanya penafian)
contoh:
ماقام القوم إلا زيدًا / زيدٌ

zaid bisa dibaca nashab sebagai mustatsna atau dibaca rafa' sebagai badal.

3. Dibaca menurut i'rob ( kedudukan ) nya apabila kalimatnya negatif dan tidak sempurna.
contoh:
ما قام إلا زيدُ
zaid dibaca dhammah sebagai fa'il

0 comments: