5. Addarsur Roobi' [4] | Harful Khofd / Jer - حرف الخفض

بسم الله الرحمن الرخيم

الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول الله 
و بعد




حرف الخفض
Harful Khofdlhi



Hukum huruf yang didahului huruf khofd harokat akhirnya majrur. Kebanyakan tanda majrur itu kasroh, namun apabila tidak lagi bisa dikasroh diganti dengan huruf ya' atau harokat fathah. Pada awal pelajaran bahasa arob, yang akan dipakai adalah tanda yang paling sering yakni kasroh.


 Majrur  isim (mufrod)   Huruf Khofd 

من البيتِ
 min-al bayti   
(dari sebuah rumah)
   

 البيتُ
al-baytu
(sebuah rumah)

 من
Min
(dari - arah)

 الى المسجدِ   
ilal-masjidi
(ke sebuah masjid)


المسجدُ 
al-masjidu 
(sebuah masjid) 
 
  
الى
ila
(ke-)

 على المكتبِ
'alal - maktabi
 (di atas sebuah meja)


المكتبُ
al- maktabu
(sebuah meja) 
 

على
 'ala
(diatas) 
 

 في المدْرسّةِ
 fil-mad-ros-sati
 ( di sebuah sekolahan ) 
 

 المدْرسّةُ
 al-mad-ros-satu
  ( sebuah sekolahan ) 
 

 في  
 fil
 ( di )

dan huruf khofd ini banyak, didalam aljurumiyah disebutkan huruf ini adalah :
  • min ( من )
  • ila
  • 'an
  • 'ala
  • fiy
  • rubba
  • al-kaa-fu
  • al-laa-mu
  • al-baa-u
  • huruf sumpah (atas nama Alloh)
    • wa-llohi
    • bi-llahi
    • ta-llohi
 
Semuanya berlaku sama, majrur. Umumnya setiap kata yang terkena hukum khofdlh / majrur padanya akan dikasroh pada harokat akhirnya seperti contoh diatas.
Huruf-huruf khofd ini juga sebagai penanda bahwa kata yang didahului olehnya merupakan isim.


Pelajaran 5 [klik >>>]

0

macam - macam isim dan fi-'il

بسم الله الرحمن الرخيم

الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول الله 
و بعد


اسم
Ismun


Al Ismu huwa ma dallats 'ala ma'na wa lam tuktaron bi zamanin
Isim adalah kata yang mempunyai makna dan tidak terkait dengan waktu. Bisa diartikan sebagai nama / kata benda. Didalam ilmu nahwu isim dibagi menjadi 4. yakni 
  • Isim mufrod (kata tunggal), 
  • isim mutsanna (berjumlah dua), dan
  • isim jamak (berjumlah lebih dari 2, 3 keatas / kata majemuk), Isim jamak sendiri terbagi menjadi menjadi 3, yakni
    • isim mudzakkar saalim : isim yang menunjukkan jumlah tiga keatas dari jenis kata laki-laki, yang struktur hurufnya aslinya tidak berubah dari bentuk mufrod sampai bentuk jamaknya. contoh :
      • mukminun - mukminani - mukminuuna
    • isim muannats saalim : isim menunjukkan jumlah tiga keatas dari jenis kata perempuan, yang struktur huruf aslinya tidak berubah dari bentuk mufrod
      • mukminatun - mukminataani - mukminaatun
    • isim jamak taksir: isim yang menunjukkan jumlah banyak yang struktur bentuk jamaknya berbeda dengan struktur bentuk tunggal aslinya.
      • qolamun - qolamani - aqlamun 
      • nafidzatun - nafidzatani - nawafidza
  • asmaul khomsatu (isim khusus yang jumlahnya ada lima) :
    • ٌأب  (ayah)
    • أخٌ  (saudara laki-laki)
    • حمٌ (ipar atau bisa juga mertua)    
    • فو (mulut)
    • ذو (yang ber-,  digunakan untuk menyatakan kepemilikan)


  Bentuk isim yang menerangkan jumlahnya ini akan sering digunakan dalam percakapan bahasa arab terlebih dalam pelajaran yang awal-awal.







فعل
 fi'lun








Al fi'lu huwa - ma dalats 'ala ma'na wakturinats bi zamanin.
Fi'il adalah kata yang mempunyai makna dan (lafadznya) terkait dengan waktu. Umumnya  bisa dikatakan fi'il adalah kata kerja. dan sebuah pekerjaan bisa saja sudah dilakukan, sedang dilakukan maupun -sebentar lagi- akan dilakukan. Tiga waktu penggunaan mudlhori ini dibedakan oleh lafadznya. Singkatnya pembagian fi'il dari sisi waktu ada tiga dan ditambah satu :

- lampau (maadlhi - ماضي) : 
cth : قرأ ، - كتب،  رقد

- halan / sekarang (mudlhoori' - مضارع ) 
cth: يذهَب، يدخُل،  يرجِع

- setelah dikatakan (perintah / Amr)
cth: إجلس، اُخرج، 

- af'alul khomsatu (fi'il yang lima)


0

٣. bab i'rob - perubahan harokat akhir suatu kata | [ بابُ الاإعرابِ [ 3


بسم الله الرحمن الرخيم

الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول الله 
و بعد
al i'robu
 


الاإعراب هو تغير أواخر الكلِام لاختلاف العوامل الداخيل عليها لفضا أو تقدير
al-i'robu huwa taghyiron awakhiril kalimi likhtilafil 'awamilid daakhilati 'alaihaa lafdlhon au taqdiiron.

i'rob adalah perubahan -harokat- akhir suatu kata dikarenakan perbedaan faktor penentu yang mempengaruhinya baik itu berupa lafadz atau hanya ditaqdirkan.


و اقسامه اربعة
رفع , و نصب , و خفذ , و جزم
wa aqsaamuhu arba'atun. Rof'un, wa Nashbun, wa Khofdzun, wa Jazmun.


Macam perubahan harokat akhir ini ada 4. Rof'un, Nashbun, Khofdun, Wa Jazmun. 


Penulis menggambarkan hubungan i'rob dengan jenis kata sebagai berikut :

Fa lil asma-i min dzalika, arrof'u, annashbu, alkhofdu wa la jazma fii-ha, 

Dari macam-macam i'rob diatas, rofa', nashob, khofd bisa berlaku pada isim, namun tidak ada jazm padanya. 
Wa lil af'ali min dzalika, arrof'u, annashbu, aljazmu, wa la khofdlho fii-ha.
Demikian pula bagi fi'il, bisa masuk padanya macam-macam i'rob tadi namun tidak ada padanya khoflh. Dengan kata lain isim tidak bisa di jazm, dan fi'il tidak bisa di khofd. 

Contoh-contoh (al-amtsilatu):
Al masjidu, albaiytu, almuhandisu, asysyamsu, alqomaru, alhajaru, wa asybuhu dzalika. Dari semua kata benda tunggal (isim mufrod) diatas, semua harokat akhirnya menggunakan dhommah. Nah berarti tanda rof'un atau rofa' nya isim mufrod ini adalah dengan dhommah. Lalu apa itu rofa' ?, kapan suatu kata itu rofa' ? Nashob ? Khofd / majrur ? Atau jazm ? 

Umumnya harokat akhir suatu kata benda (isim mufrod) adalah dengan rofa'. Dan tanda rofa' yang pertama adalah dengan dhommah. Namun ternyata tanda rofa' itu sebenarnya tidak hanya di dhommah saja, ada juga dengan huruf wawu, huruf alif dan huruf nuun. Harokat dan huruf ini sebagai tanda rofa' seandainya suatu kata tidak mungkin dirofa' dengan dhommah.

Masing-masing harokat ini akan menjadi tanda rofa' suatu kata pada jenis isim tertentu. Isim ada beberapa pembagiannya. Begitu pula dengan nashob, khofd dan tanda lainnya.

0

4 macam makna قد (qod)

بسم الله الرحمن الرخيم
ألحمد لله ربّ العالم
والصلاة والسلام على الشرف الأنبياء والمرسلين 

Salah satu tanda isim itu didahului dengan huruf قد. Makna huruf ini ternyata tidak hanya "sungguh". Ada beberapa makna dalam kalimat. Berikut contohnya :

1. sungguh  ( تأكيد/ ta'kid )
☁. قد أفلح المعمن. (المعمن: ١)
Sungguh orang-orang yang beriman telah beruntung.

2. hampir-hampir ( تقريب / taqrib )

☁. قد قامت الصلاة (من لفظ الأذن)
Sholat hampir dimulai.

Meskipun menggunakan fi'il madhi, yakni bentuk lampau. Namun terkadang maknanya menjadi "hampir".

3. sering/banyak ( تكثير )
☁. قد ينجَح المجاهد
Orang yang bersungguh-sungguh itu seringkali berhasil.

4. jarang/sedikit ( تقليل / taqlil )
☁. قد يصدق الكذاب
Pendusta itu jarang sekali berkata jujur.

Dua makna terakhir ini maknanya juga berlawanan, namun bedanya ia menggunakan fi'il mudhori'.
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
والله أعلم

0

Sin dan saufa


بسم الله الرحمن الرخيم

الحمد لله

والصلاة وسلام على رسول الله

و بعد

سَ و سَوفَ

Huruf sin dan saufa mempunyai kesamaan, yakni sama-sama berarti akan. Apabila kata ini disebutkan dalam pembicaraan atau tulisan sebelum fi'il mudlhori'. Bedanya sin dengan nashob fathah (sa) bermakna "akan" dalam waktu yang dekat / bisa diperkirakan. Sedangkan saufa bermakna kelak. Pada waktu akan datang yang jauh / tidak bisa diperkirakan.

Misalnya
Sayadhabu mukhammadun ba'da darsi ilaa suuqi
(Mikhammad akan pergi kepasar nanti setelah pelajaran)

Kalla saufa taklamuun.
(Sekali kali tidak, kelak mereka akan mengetahui)

Sual :
Lalu bagaimana dengan ayat alquran,

كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ( Q.S. Annaba : 4)
Kenapa ayat yang membicarakan waktu hari kiamat ini menggunakan huruf sa, padahal tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat ??

Aljawaabu :
Karena yang berbicara dalam ayat aersebut adalah Alloh azza wa jalla, sedangkan Alloh tentu mengetahui kapan terjadinya, karena Dia penguasanya hari kiamat (Q.S. Al-Fatihah : 4),

0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com