12 Sep 2015

١. Al Ajuruumiyah


بسم الله الرحمن الرخيم


الحمد لله
والصلاة وسلام عل رسول الله
و بعد

متن الآجرومية



Matan al ajuruumiiatu,



Liqoul Awwalu 

Pertemuan 1


Bismillah, alhamdulillah, ashsholatu wassalamu 'ala rasulillahi, wa 'ala aalihi, wa ashhabihi ajma'in,

wa ba'da,


أنواع الكلام
anwa'ul kalaami, pembagian kalam



الكلام هو اللفظ المركب المفيد بالوضع.

Alkalamu huwa : allafdzu almurokkabu almufiidu bilwadh'i
kalam adalah lafadz yang tersusun, memberi manfaat (bisa dipahami) dalam bahasa arob.

Menurut ulama nahwu Kalam itu harus dilafadzkan, tidak cukup dikatakan kalam seandainya itu hanya isyarat. Namun menurut ulama lughoh, sekalipun isyarat itu tidak dilafadzkan sudah bisa dianggap kalam. 

Syarat yang kedua adalah murokkabun, yakni tersusun dari dua kata atau lebih, seperti akala mukhammadun, jalasa 'aliyyun, akhroja almudarrisu kitaaban. seandainya hanya 1 kata seperti mukhammadun, jalasa, mudarrisun maka ini belum dianggap kalam.

Syarat yang ketiga almufiidu, yakni bisa dipahami maksudnya. seandainya sebuah kalimat itu hanya terdiri dari kata duduk, atau tidur, atau tertawa maka ini belum lengkap bagi sebuah kalimat. Karena tidak diketahui siapa yang duduk, atau tidur dst.

Syarat yang keempat adalah bilwadh'i, yakni dengan bahasa arob, dengan huruf hijaiyah, bukan huruf ajam (selain arob). Seandainya sebuah kalimat itu tidak dengan menggunakan bahasa arob, disisi ilmu nahwu tidak bisa disebut kalam. Contoh : "Jemaah haji sedang wukuf";, "Sugeng sonten"; "Hello World, lets code shall we !"; dst. Bahasa asing ini tidak dianggap kalam didalam ilmu nahwu.


unduh kitab, klik gambar kitab

al jurumiyatu



0 comments: