4. Addarsuts tsaalits [3] | ال - Alif Lam - Pengenal pada awal kata (takrif)

بسم الله الرحمن الرخيم

الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول الله
و بعد






ال
alif-lam


Alif Lam pada awal isim, maknanya adalah pengenal. jika disebutkan kitaabun yang artinya buku, maka maksudnya adalah buku sebagai sebuah nama diantara nama-nama benda. Tidak menunjukkan wujudnya. Dengan ditambahkan alif laam pada awalnya, maka isim tersebut sudah bisa dikenali / dianggap berwujud. Alkitaabu bermakna sebuah buku.

al-amtsilatu (contoh-contoh) :
1. masjidun + al = almasjidu (sebuah masjid)
١. ال + مسجدٌ = المسجدُ
2. baiytun + al = albaiytu (sebuah rumah)
٢. ال + بيتٌ =  البيتُ
3. muhandisun + al = almuhandisu (seorang insinyur)
٣. ال + مهندسٌ =  المهندسُ
4. mudarrisun + al = almudarrisu (seorang guru)
 ٤. ال + مدرسٌ = المدرسُ
dst.


yang harus diperhatikan, bahwa jika isim itu ditambahi dengan alif-lam nakiroh maka tanwin-nya hilang. 








حروف القمرية و الشمشية
Huruf-huruf qomariah dan syamsiyah


Huruf hijaiyah terbagi 2, qomariah dan syamsiyah. Disebut qomariah karena disifatkan dengan bulan dan sinarnya yang redup, sehingga tidak menembus. Cara membaca alif-lam pada hurufnya adalah tetap dibaca "al", seperti biasa.

Sedangkan huruf-huruf syamsiyah disifatkan dengan matahari, sinarnya kuat sehingga menembus. Penulisan lafadz alif-lamnya tetap ada namun tidak dibaca. Membacanya tembus kepada huruf setelahnya yang ditashdid, seperti pada kata asysyamsu diatas.





                Huruf Syamsyiatun                    Huruf Qomariyatun






الفاءدة (al-faa-idatu) :

1. jika suatu isim dimasuki alif-lam maka tanwinnya hilang
2. jika huruf tersebut termasuk huruf-huruf syamsiah maka alif-lam padanya tidak dibaca. Cara membacanya dengan masuk / mentashdid huruf setelahnya. Asysyamsu bukan alsyamsu, annajmu bukan alnajmu dan seterusnya.

Pelajaran 4 [klik >>>] 
0

3. Addarsuts tsani [Pelajaran Ke-2] | ذلك - (dzalika / Itu) - Kata Tunjuk Jauh

بسم الله الرحمن الرخيم


الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول الله
و بعد


dzaa-li-ka

ذلك (dzaalika)
itu

Merupakan kata tunjuk untuk objek yang -jaraknya- jauh dan sifatnya laki-laki. Bisa dia benda mati bisa juga makhluk hidup yang berakal. contoh :



ما ذالك ؟ 
ma dzaa-lika ?
Apa itu -yang jauh disana-? 

ذالك نجم
Dzaa-lika Najmun
 -yang jauh disana- Itu Bintang



ما ذالك ؟
ma dzaa-lika ?
Apa itu ?
 
ذالك مسجد
Dzaa-lika Masjidun.
Itu masjid.

ما ذالك ؟

ma dzaa-lika ?
apa itu ?

ذالك جبل
Dzaa-lika jabalun
itu gunung 

من ذالك ؟

man dzaa-lika ?
Siapa itu ?

 ذالك مهندس

Dzaa-lika muhandisun
itu insinyur  


Bisa juga digabung dengan isim isyaroh lil qorib, sehingga membentuk kalimat yang lebih banyak.



haa-dza baitun wa dzaa-lika syajarun 

ini rumah dan itu pohon






haa-dza rojulun wa dzaa-lika waladun



ini laki-laki dewasa dan itu anak laki-laki






pada bab ini dipelajari :
1. kata tunjuk untuk jarak yang jauh disebut isim isyaroh lil ba'id
2. isim isyaroh bisa digunakan untuk benda mati maupun benda hidup.
3. isim isyaroh lil ba'id ini ( ذالك ) hanya untuk menunjukkan sifat laki-laki saja.
4. isim isyaroh lil qorib ini ( هذا ) hanya menunjukkan benda yang jumlahnya satu saja (mufrod).

Untuk isyaroh kata tunjuk perempuan, dan jumlah lebih dari satu (mutsanna / jama') menggunakan isyaroh yang lain.

Pelajaran 3 [Klik >>>]

0

2. Pelajaran 1 - Addarsul Awwal [ ma hadza wa man hadza ? / ما هذا و من هذا ]



بسم الله الرحمن الرخيم



الحمد لله
والصلاة وسلام على رسول الله
و بعد



(maa haadzaa)  ما هذا
apa ini ?

Pelajaran dimulai dengan pengenalan nama-nama benda atau isim. Rumah, masjid, pintu, buku, pena, kursi, kemeja, kunci, kebun dst.

 masjid
 مسخد (masjidun) 
 pena                     
 قلم (qolamun)
 rumah
 بیت (baitun) 
 kunci          
 مفتاح (mif-taa-khun) 
 kemeja        
 قميص (qo-mii-shun) 
 kitab / buku         
 كتاب (ki-taa-bun) 
 kebun (buah-buahan)         
 بصتان (bush-taa-nun) 

dan kata tunjuk (isim isyaroh/isyarat) yang diperkenalkan untuk menunjukkannya adalah "hadza ( هذا) ", artinya "ini". apabila dikatakan "Hadza Masjidun" berarti "ini adalah masjid".
  •   هذا مسخد
  •   هذا قلم
  •   هذا مفتاح  
  •     هذا كرسي
  •   dst

Isim isyaroh ini digunakan untuk :
1. Jarak yang dekat
2. Benda yg ditunjuk sifatnya laki-laki,  bisa berakal atau tidak berakal, benda mati atau benda hidup.

Kemudian kata tanya yang pertama-tama disebutkan adalah kata "ma". Artinya "apakah". Digunakan untuk menanyakan/menunjuk kepada benda yang tidak berakal. Apabila ada pertanyaan dengan lafadz "ma haadzaa ?", apa ini ? seraya menunjuk sebuah masjid, maka jawabannya "haadzaa masjidun", ini masjid

ma hadza ?
 ما هذا ؟
apakah ini ?                            
dijawab sesuai dengan benda yang ditunjukkan, contoh   هذا مسجد  

Kata maa ini disebut maa istifham, maknanya meminta pemahaman atau bertanya.


Kemudian kata tanya selanjutnya pada bab awwal ini adalah "أ". Dituliskan dengan huruf hamzah washol (yang artinya terus / sambung). Juga digunakan untuk menanyakan sebuah benda, dengan menyertakan nama sebuah benda dalam pertanyaannya sebagai dugaan awal. Jawaban "ya" apabila cocok dan "tidak" apabila sebaliknya. contoh pengunaan :

 A hadza masjidun ?                  
 أ هذا مسجد ؟
 apakah ini masjid? 
  jika benar, dijawab " ya / نعم ", jika salah maka dijawab "           
  bukan, ini rumah لا,هذا بيت
  atau
  bukan, ini bukan masjid / ٍلا,هذا ليس ب مسجد "          

kata tanya  " ما " digunakan untuk menanyakan suatu hal yang tidak mempunyai akal (hewan, benda mati, tanaman dan yang semisalnya). Adapun untuk menanyakan sesuatu yang berakal misal seseorang maka menggunakan kata tanya tersendiri، yakni man ( من ).


(man haadzaa) من هذا
siapa ini ?

 man hadza ?
 من هذا ؟
 siapakah ini ?                            
dijawab sesuai dengan siapa obyek yang ditanyakan, 
contoh: هذا مدرس , haadzaa mudarrisun - ini guru

kata tanya  " من " ini yang digunakan apabila yang menjadi obyek mempunyai akal (selain benda mati, tumbuhan dan hewan).


Ini insinyur
  هذا مهندس  
 Ini kepala Sekolah
   هذا مدير
 Ini menteri
  هذا وزير
 Ini pelajar/ mahasiswa
  هذا طالب
 Ini laki-laki (anak)                  
  هذا ابن
 Ini laki-laki (dewasa)                            
  هذا رجل
 Ini guru
 هذا مدرس
 Ini dokter
هذا طبيب
 Ini perawat
 هذا ممرض 
 Ini pedagang
 هذا تاجر 
 Ini penggembala
  هذا راع
 Ini imam
  هذا إمام




tips : pada masa awal belajar, seringkali pelajar keliru membaca huruf من bukan dibaca man tapi dibaca min, untuk mengatasi hal ini, cukup diingat bahwa bab ini sedang membahas kata tanya, jadi tidak perlu ragu untuk membaca huruf tersebut dengan lafadz man. Adapun nanti ketika menginjak pelajaran / dars lima, yang mempelajari huruf majrur (salah satunya min dengan penampakan huruf yang sama persis), maka dilihat kepada kesesuaian kalimat / terjemahannya.

Pelajaran 2 [klik]


2

٢. Pembagian Kalam | أنواع الكلام - An wa'ul Kalami [2]

Bismillahi, alhamdulillahi, washsholatu wassallamu 'ala rasuulillah

sampul aljurumiyah


Alliqoouts tsani
pelajaran nahwu yang kedua :



 وأقسامه ثلاثة : اسم ، وفعل ، وحرف جاء لمعنى .
Wa aqsaamuhu tsalatsatun : ismun, wa fi'lun, wa harfun jaa-a li ma'nan.
Pembagian Kalam ada tiga, isim, fi'il dan huruf yang mempunyai makna.


  فالاسم يعرف : بالخفض ، والتنوين ، ودخول الألف واللام ، وحروف الخفض وهي :
fal ismu yu'rofu bilkhofdi, wat-tanwiini, wa dukhulil alifi wallami, wa hurufulqosami wa hiya :
Adapun isim diketahui dengan :
  1. khofd / bisa dikasroh,
  2. dan tanwin pada harokat akhir kata (an / in / un),
  3. dan masuknya alif lam pada awal kata (sebagai pengenal / nakiroh),
  4. dan didahului dengan huruf-huruf khofdi (huruf yang menyebabkan harokat akhir kata setelahnya berada dibawah / kasroh atau singkatnya jer)
macam-macam huruf khofdi, yakni:
من وإلى وعن وعلى وفي ورب والباء والكاف واللام وحروف القسم وهي : الواو والباء والتاء .
min, wa ila, wa 'an, wa 'ala, wa fii, wa rubba, walbaa-u, walkaafu, wallaamu, wa hurufulqosami wa hiya : alwaawu wal baa-u wattaa-u.
  • min (dari),
  • ila (ke / menuju),
  • 'an (dari),
  • 'ala (atas),
  • fii (di / pada),
  • rubba,
  • baa-u / bi (dengan),
  • ka (seperti),
  • laam (menyatakan kepemilikan / milik)
  • dan huruf-huruf qosami, huruf yang digunakan untuk bersumpah dengan nama Alloh jalla wa a'la, (waallohi, billaahi, tallohi).
kapanpun didapati kata dengan ciri-ciri seperti diatas maka kata tadi disebut isim.


والفعل يعرف بقد والسين و ( سوف ) وتاء التأنيث الساكنة.
wal fi'lu yu'rofu biqodin, wassini, wa saufa, wa taa-it ta'nitsis sakinatun.
dan fi'il dikenali dengan didahului oleh qod, dan juga sin / sa, atau saufa, atau tak yang disukun / waqof (pada akhir kata).
contoh : 

1.  قد ( qod ) : قد افلح المؤمنون
qod aflahal mukminun, sungguh orang-orang yang beriman telah beruntung. kata "aflaha" disini disebut fi'il.

2. س ( sin atau sa ) : ساذهب ال المسجد
saadzhabu ilal masjidi, aku akan pergi (dalam waktu dekat) ke masjid. adzhabu setelah lafadz huruf  sin disebut fi'il

3. سوف ( saufa ) : كل مخلوق سوف يواجه الله في يوم البعث
kullu makhluqin saufa yuwajahullaha fi yaumilba'atsi. setiap makhluk (ciptaan Alloh) kelak akan menemui Alloh azza wa jalla di hari kebangkitan

4.     قلت الطبيبة .... :  ( tak ) ت
qolats aththobiibatu, bu dokter telah berkata .... kata qolats, yang asalnya qola namun tertambahi tak taknitsisakinah pada akhir katanya disebut fi'il. Tambahan tak ini hanya berlaku untuk fi'il madhi,




والحرف مالا يصلح معه دليل الاسم ولا دليل الفعل .

wal harfu, maa laa yashluhu ma'ahu daliilul ismi wa laa daliilul fi'li
dan terakhir huruf, adalah apa yang tidak masuk padanya dalil (yang menunjukkan dia) isim atau fi'il. Jika tidak termasuk isim atau fi'il maka dia huruf. Tanda khususnya tidak ada, huruf (yang mempunyai makna) diketahui dengan mengetahui maknanya.

Contoh huruf diantaranya seperti tanda-tanda isim dan fi'il diatas. 

Suatu kata, apakah disebut isim atau fi'il jika masuk padanya tanda-tandanya. Hal ini dijelaskan agar tahu mana isim mana fi'il dan mana huruf. Selanjutnya akan diperkenalkan perubahan harokat akhir suatu kata pada bab i'rob. Kemudian dirinci bagaimana harokat akhir suatu kata bisa berubah, bagaimana perubahannya apabila dia isim, atau fi'il atau huruf.

Wallahu a'lam


0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com